STUDY BANDING KE SMA 1 & SMA 3 SEMARANG
Kamis, 18 Maret 2010 22:39:01 - oleh : admin
Sebagai realisasi dari salah satu Program Kerja OSIS sekaligus upaya menjadikan SMA 1 Boyolali menjadi SMA Bertaraf Internasional, pada hari Rabu, 17 Maret 2010 melaksanakan "Study Banding" ke SMA 1 dan SMA 3 Semarang. Berita selengkapnya klik di sini.
Sambutan yang luar biasa/ jauh dari yang dibayangkan rombongan SMA 1 Boyolali, ternyata walaupun hanya dal;am kurun waktu 1 minggu dari permohonan yang diajukan, ternyata SMA 3 Semarang telah mempersiaapkan Penyambutan kedatangan SMA 1 Boyolali dengan matang. Mulai kami sampai di halaman sudah disambut berjajar para guru dan siswa-siswi yang begitu ramah dan tentunya familier. Begitu sampai di "Multimedia Room" kami disuguhi berbagai kesenian, baik yang tradisional maupun yang modern. Mereka sengaja menyambut kedatangan rombongan SMA 1 Boyolali dengan maksimal. Pertama kami disuguhi "Mars SMA 3 Semarang" yang dinyanyikan dengan semangat dan diiringi dengan musik yang sangat bagus. Kemudian dilanjutkan dengan aransement jazz dan biola yang dikemas begitu elok. Rasanya kami kerasan sekali.
Adapun manfaat yang didapatkan dari SMA 3 Semarang antara lain ;
- Kematangan OSIS dan MPK dalam menjalankan roda organisasi memang pantas sebagai sekolah yang bertaraf internasional. OSIS telah bekerja sebagaimana layaknya pemerintahan yang baik. Begitu pula MPK telah menjalankan fungsinya sebagaimana layaknya DPR yang mengawasi, mengawal dan sekaligus sebagai mitra kerja OSIS/pemerintahan.
- Warung kejujuran sebagai salah satu bentuk pendidikan moral telah dapat dilaksanakan dengan baik serta respon siswa yang positif.
- Moving Class telah berjalan dengan baik, yang mana dalam satu kelas mapel tertentu telah diampu oleh guru tertentu pula. Yang lebih perlu diteladani pula bahwa, di sana tidak ada guru piket, akan tetapi jika ada guru yang berhalangan tugas langsung diampu oleh guru yang ada/siap.
- Kantin sekolah telah ditata sedemikian rupa, terdiri dari 8 kantin yang bersih dan rapi. Begitu pula siswa tidak satupun yang makan di luar. Hal ini sebagai antisipasi, dengan makan di kantin sekolah tidak ada kecenderungan anak merokok pada jam istirahat.
- Kelas X tidak diperkenankan mengendarai sepeda motor, dengan alasan secara formal pada umumnya belum berhak mempunyai SIM, sehingga sangat ironis jika pihak sekolah mengijinkan bersepeda motor/mobil.
- Berita selengkapnya sedang kami susun.......
Berita "Berita Terkini" Lainnya
Sebagai realisasi dari salah satu Program Kerja OSIS sekaligus upaya menjadikan SMA 1 Boyolali menjadi SMA Bertaraf Internasional, pada hari Rabu, 17 Maret 2010 melaksanakan "Study Banding" ke SMA 1 dan SMA 3 Semarang. Berita selengkapnya klik di sini.
Sambutan yang luar biasa/ jauh dari yang dibayangkan rombongan SMA 1 Boyolali, ternyata walaupun hanya dal;am kurun waktu 1 minggu dari permohonan yang diajukan, ternyata SMA 3 Semarang telah mempersiaapkan Penyambutan kedatangan SMA 1 Boyolali dengan matang. Mulai kami sampai di halaman sudah disambut berjajar para guru dan siswa-siswi yang begitu ramah dan tentunya familier. Begitu sampai di "Multimedia Room" kami disuguhi berbagai kesenian, baik yang tradisional maupun yang modern. Mereka sengaja menyambut kedatangan rombongan SMA 1 Boyolali dengan maksimal. Pertama kami disuguhi "Mars SMA 3 Semarang" yang dinyanyikan dengan semangat dan diiringi dengan musik yang sangat bagus. Kemudian dilanjutkan dengan aransement jazz dan biola yang dikemas begitu elok. Rasanya kami kerasan sekali.
Adapun manfaat yang didapatkan dari SMA 3 Semarang antara lain ;
- Kematangan OSIS dan MPK dalam menjalankan roda organisasi memang pantas sebagai sekolah yang bertaraf internasional. OSIS telah bekerja sebagaimana layaknya pemerintahan yang baik. Begitu pula MPK telah menjalankan fungsinya sebagaimana layaknya DPR yang mengawasi, mengawal dan sekaligus sebagai mitra kerja OSIS/pemerintahan.
- Warung kejujuran sebagai salah satu bentuk pendidikan moral telah dapat dilaksanakan dengan baik serta respon siswa yang positif.
- Moving Class telah berjalan dengan baik, yang mana dalam satu kelas mapel tertentu telah diampu oleh guru tertentu pula. Yang lebih perlu diteladani pula bahwa, di sana tidak ada guru piket, akan tetapi jika ada guru yang berhalangan tugas langsung diampu oleh guru yang ada/siap.
- Kantin sekolah telah ditata sedemikian rupa, terdiri dari 8 kantin yang bersih dan rapi. Begitu pula siswa tidak satupun yang makan di luar. Hal ini sebagai antisipasi, dengan makan di kantin sekolah tidak ada kecenderungan anak merokok pada jam istirahat.
- Kelas X tidak diperkenankan mengendarai sepeda motor, dengan alasan secara formal pada umumnya belum berhak mempunyai SIM, sehingga sangat ironis jika pihak sekolah mengijinkan bersepeda motor/mobil.
- Berita selengkapnya sedang kami susun.......
Visitors :18653 Org
Hits : 70434 hits
Month : 481 Users